Author Archives: dnote

  • -
P_20160828_112541-e1478918749474-900x506

  • -
13402277_1712211315698371_2104711981_n

TIGA AMALAN YANG AKAN TETAP MENGALIR KETIKA SUDAH MENINGGAL

Ada sepasang suami istri yang alhamdulillah sangat kaya dan juga shaleh.

Mereka berulangkali berhaji. Setiap tahun juga mereka melakukan umrah. Berapa banyak harta yang mereka habiskan untuk Haji dan Umrah.

Seorang ulama berkata bahwa amal mereka itu bagus dan mendapat pahala. Hanya saja, jika mereka sudah meninggal, tentu mereka tak bisa melakukan Haji dan Umrah lagi. Pahalanya pun berhenti mengalir.

Nah, maukah saya beritahu amal-amal yang pahalanya akan terus mengalir meski bapak ibu sudah meninggal dunia? Ini dia:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Allah memberi ganjaran sekecil apa pun amal yang kita perbuat. Meski hanya sebesar dzarrah atau debu:

“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” [An Nisaa’ 40]

Setiap kebaikan yang kita lakukan mulai dari kewajiban seperti sholat, puasa, zakat hingga amal yang sunnah insya Allah akan dibalas Allah pahala yang berlipat ganda.

Bahkan ada orang yang karena mampu setiap tahun pergi berhaji atau umrah dengan berharap mendapat pahala yang besar. Sesungguhnya itu baik. Namun sayangnya saat kita meninggal, kita tidak akan mendapat pahala itu lagi. Saat kita mati, terputus amal kita selain 3 amal yang di atas.

Oleh karena itu agar pahala kita terus mengalir meski kita telah tiada, hendaknya kita berusaha mengerjakan 3 amal yang di atas. Bagaimana pun kita tidak tahu berapa banyak dosa atau maksiyat yang telah kita perbuat. Berapa banyak orang yang kita sakiti. Jadi kalau pahalanya pas-pasan, bisa jadi akhirnya kita terjerembab ke neraka jahannam.
Sedekah Jariyah

Menurut Imam al-Suyuti (911 H) ada 10 amal yang pahalanya terus menerus mengalir, yaitu: 1) ilmu yang bermanfaat, 2) doa anak sholeh, 3) sedekah jariyah (wakaf), 4) menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, 5) mewakafkan buku, kitab atau Al Qur’an, 6) berjuang dan membela tanah air, 7) membuat sumur, 8) membuat irigasi, 9) membangun tempat penginapan bagi para musafir, 10) membangun tempat ibadah dan belajar.

Itu hanya contoh kecil saja. Tentu saja sedekah jariyah tidak terbatas pada hal yang di atas. Segala hal yang bermanfaat yang bisa dinikmati masyarakat umum seperti membangun jalan, jembatan, website atau TV yang bermanfaat insya Allah pahalanya akan terus mengalir kepada kita selama yang kita bangun itu masih memberikan manfaat.

Menanam pohon mangga atau pohon kurma sehingga buahnya bisa dinikmati atau pun pohon yang rindang seperti pohon Beringin sehingga orang bisa berteduh pun bisa mendapatkan pahala.

Membangun masjid pun pahalanya amat besar dan tetap akan mengalir selama masih ada orang yang memakainya untuk beribadah:

Hadits riwayat Usman bin Affan ra: ”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga. (H.R Bukhari dan Muslim)
Ilmu yang Bermanfaat

Ilmu akan bermanfaat jika kita sendiri terlebih dahulu mengamalkannya. Kemudian kita ajarkan ke orang lain. Jika orang yang kita ajarkan itu juga mengamalkan ilmunya, insya Allah kita akan mendapat pahala meski kita telah tiada.

Kita bisa menjadi guru, dosen, atau mendirikan sekolah/pesantren sehingga ilmu yang bermanfaat bisa diajarkan ke orang banyak.

Di zaman sekarang ini kita bisa mengajarkan ilmu ke banyak orang sekaligus. Dengan membuat buku yang bermanfaat, kita dapat membayangkan bagaimana kalau ada 1 juta orang yang membaca buku tersebut dan mengamalkannya.

Dengan membuat website yang berisi ilmu yang bermanfaat misalnya website Islam sehingga puluhan ribu orang bisa membaca dan mengamalkan ilmunya, insya Allah juga akan mendapat pahala. Jika ada orang yang meng-copy-paste tulisan anda, jangan sedih. Justru mereka membantu menyebarkan ilmu anda sehingga jika website anda tutup karena anda tidak membayar sewa domain atau hosting, ilmu anda tetap tersebar dan dinikmati orang lain.

Mendirikan TV Islam atau TV Komunitas yang bisa memberikan ilmu yang bermanfaat pun insya Allah akan mendapat pahala.

Bagaimana jika kita bukan orang yang pintar atau ilmu kita cetek? Jangan sedih. Dengan membantu ulama sehingga ilmunya tersebar, membantu penerbitan buku yang bermanfaat, membantu pembuatan dan pemeliharaan website atau TV Islam juga bisa membuat anda ikut mendapat pahala. Karena Allah menghitung setiap amal yang kita lakukan sekecil apa pun amal itu!

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” [Al Maa-idah 2]

Rasulullah saw. bersabda:
عن أبي موسى الأشعري ـ رضي الله عنه ـ عن النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ قال : ” المؤمن للمؤمن كالبنيان ، يشد بعضه بعضاً ، ثم شبك بين أصابعه ، وكان النبي ـ صلى الله عليه وسلم ـ جالساً ، إذ جاء رجل يسأل ، أو طالب حاجة أقبل علينا بوجهه ، فقال : اشفعوا تؤجروا ، ويقضي الله على لسان نبيه ما شاء ” . رواه البخاري ، ومسلم ، والنسائي

Dari Abu Musa Al Asy’ari ra. dari Nabi Muhammad saw bersabda:

“Orang mukmin itu bagi mukmin lainnya seperti bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. Kemudian Nabi Muhammad menggabungkan jari-jari tangannya. Ketika itu Nabi Muhammad duduk, tiba-tiba datang seorang lelaki meminta bantuan. Nabi hadapkan wajahnya kepada kami dan bersabda: Tolonglah dia, maka kamu akan mendapatkan pahala. Dan Allah menetapkan lewat lisan Nabi-Nya apa yang dikehendaki.” Imam Bukhari, Muslim, dan An Nasa’i.
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Jadi jika kita turut andil dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat, insya Allah, Allah akan melihatnya.
Anak Soleh yang Mendoakannya

Jika kita punya anak soleh yang mendoakan kita, insya Allah kita akan mendapat pahala juga karena kita telah berjasa mendidik mereka sehingga jadi anak yang saleh.

Oleh karena itu jika kita diamanahi anak oleh Allah, hendaknya kita didik mereka sebaik mungkin hingga jadi anak yang saleh. Seorang ibu jangan ragu untuk meninggalkan pekerjaannya di kantor agar bisa fokus mendidik anaknya.

Lalu bagaimana jika kita tidak punya anak kandung?

Di situ tidak dijelaskan apakah anak saleh itu anak kandung atau bukan. Jadi jika kita memelihara anak yatim pun kita tetap akan dapat pahala jika mereka jadi anak yang saleh dan mendoakan kita.

Dari Abu Ummah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membelai kepala anak yatim karena Allah SWT, maka baginya kebaikan yang banyak daripada setiap rambut yang diusap. Dan barang siapa yang berbuat baik kepada anak yatim perempuan dan lelaki, maka aku dan dia akan berada di syurga seperti ini, Rasulullah SAW mengisyaratkan merenggangkan antara jari telunjuk dan jari tengahnya.” (Hadis riwayat Ahmad)

Dari situ jelas bahwa orang yang memelihara anak yatim dengan penuh kasih sayang insya Allah akan masuk surga. Surganya pun bukan surga tingkat rendah. Tapi surga tingkat tinggi karena berada di dekat Nabi Muhammad SAW laksana jari telunjuk dengan jari tengah.

Paling tidak jika ada anak dari saudara kita atau sepupu kita, santuni mereka. Bantu mereka.

 

 


  • -
557929_391618444226838_2092089372_n

KU MENGHARAPKAN RAMADHAN KALI INI PENUH MAKNA

Category : Agenda

 

 

557929_391618444226838_2092089372_n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Al-Mustanir Edisi 3, 26 sya’ban -13 Ramadhan/02-18 JUNI 2016

Ramadhan 1437 H sebentar lagi datang. Orang Mukmin manapun tentu sangat gembira menyambut datangnya bulan Ramadhan. Betapa tidak, Ramadhan adalah bulan agung, penuh berkah dan kemuliaan. Di dalamnya, secara khusus Allah SWT mewajibkan orang Mukmin berpuasa agar menjadi orang yang bertakwa. Tentu kegembiraan seorang Mukmin dalam menyambut Ramadhan dilandasi oleh hasrat untuk meraih segala keagungan, kemuliaan dan keberkahannya; juga dilandasi oleh kerinduan untuk memproses diri menjadi orang yang bertakwa demi meraih surga-Nya yang penuh dengan kenikmatan yang memang telah disiapkan untuk orang-orang yang bertakwa.

Rasul menyatakan bahwa orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan

Orang yang berpuasa berhak mendapatkan dua kegembiraan: jika berbuka, ia bergembira; jika bertemu Rabb-nya, ia juga bergembira karena puasanya (HR al-Bukhari, Muslim, Ibn Majah, an-Nasa’i dan Ahmad).

Kegembiraan menyambut Ramadhan ibaratnya hanyalah pembuka untuk lebih merasakan kegembiraan di bulan Ramadhan dan menyambut kegembiraan yang hakiki di akhirat kelak. Kegembiraan menyambut Ramadhan hakikatnya adalah gembira karena bisa segera berpuasa. Dengan puasa itu orang Mukmin berpeluang mendapatkan keutamaan yang terkandung di dalamnya dan pahala sangat yang besar dari amalan puasa itu sendiri. Rasulullah saw. bersabda:

Setiap amal anak Adam dilipatgandakan; satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa sampai tujuh ratus kali. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya… (HR Muslim, an-Nasai, ad-Darimi dan al-Baihaqi).

Selain itu, dengan puasa Ramadhan seorang Mukmin juga berpeluang mendapat ampunan atas dosanya yang di masa lalu. Rasulullah saw. bersabda:

Siapa saja yang berpuasa Ramadhan dengan dilandasi iman dan bersungguh-sungguh mencari ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu (HR al-Bukhari, an-Nasai, Ahmad, Ibn Majah dan Ibn Hibban).

Namun, semua keutamaan di bulan Ramadhan itu belum tentu bisa kita raih secara optimal. Ramadhan itu ibarat proses; output (hasil)-nya akan sangat dipengaruhi oleh input (masukan)-nya dan proses yang berlangsung. Untuk meraih kesuksesan pada bulan Ramadhan kita harus memperhatikan dan menyiapkan input dan proses selama Ramadhan. Dari sisi persiapan, ada tiga hal yang perlu dipersiapkan. Pertama: persiapan ilmu. Walaupun puasa Ramadhan sudah kita jalani setiap tahun, kita perlu mengkaji kembali hukum-hukum, ketentuan puasa dan semua amal yang terkait. Kajian kembali terhadap semuanya itu bisa saja mendatangkan pemahaman yang lebih dalam dan lebih kuat, sehingga kita bisa menjalankan puasa dan amal-amal Ramadhan itu secara lebih mantap. Lebih dari itu, pengkajian kembali itu akan menciptakan kesadaran baru atau memperbarui kesadaran untuk melaksanakan puasa. Dengan begitu, puasa Ramadhan dan seluruh amal yang ada di dalamnya tidak akan dijalani sekadar ritual rutin tahunan, karena hakikat puasa adalah penghambaan dan pengorbanan untuk Allah. Dengan bekal ilmu itu, kita akan lebih berhati-hati menjalani puasa dan semua amal lain, disertai kesadaran sedang menjalankan ibadah kepada Allah. Dengan begitu kita akan senantiasa merasa berhubungan dengan Allah SWT.

Kedua: persiapan aspek ruhiah dan upaya “memperbarui” keimanan. Ini perlu agar kita memasuki bulan Ramadhan betul-betul dengan sepenuh keimanan dan kesadaran melaksanakan perintah Allah; penuh dengan kesungguhan untuk menggapai keridhaan-Nya serta berharap betul untuk mendapatkan ampunan-Nya. Sebab, keberhasilan proses selama Ramadhan itu memang bergantung pada landasan iman dan niat semata-mata untuk mencari ridha Allah. Allah sendiri menyerukan kewajiban berpuasa itu kepada orang-orang yang beriman (QS al-Baqarah [2]: 183). Artinya, hanya mereka yang menjalani puasa dengan landasan iman —juga yang selama berpuasa Ramadhan dan melaksanakan amal-amal di dalamnya diliputi oleh suasana keimanan saja— yang akan berhasil meraih output sebagai insan takwa. Hal itu juga ditegaskan dalam hadis Rasul di atas.

Ketiga: perencanaan proses. Kita perlu menyiapkan program Ramadhan dan apa saja yang akan kita kerjakan selama bulan Ramadhan. Dengan begitu, tidak ada kesempatan yang terabaikan dan Ramadhan bisa kita jalani secara maksimal. Bagus kiranya dibuat rencana, jadwal dan programnya; juga tolok ukur dan pengawasan atas capaiannya serta solusi-solusi alternatifnya. Dengan begitu amal ibadah dan peningkatannya akan lebih disiplin. Sebab, sekecil apapun suatu aktivitas —apalagi amal besar— jika dijalankan secara langgeng dan disiplin, hasilnya tentu akan luar biasa. Dalam bahasa hadis, amal yang kontinu (terus-menerus), sekalipun kecil, adalah amal yang terbaik dan dicintai Allah.

Inti dari amalan-amalan Ramadhan itu adalah taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Bisa jadi banyak dari kaum Muslim yang memahami taqarrub itu hanya terkait dengan amal ibadah ritual saja, atau bahkan hanya terkait dengan ibadah-ibadah sunnah saja. Hal itu bisa jadi karena keawaman dan kekurangilmuan mereka; bisa jadi pula karena paham Sekularisme —pemisahan agama (Islam) dari kehidupan— yang tanpa disadari telah tertanam dalam diri mereka. Bahkan Sekularisme itu tanpa disadari telah dijadikan dasar untuk memahami ajaran Islam.

Kesuksesan menjalani proses selama Ramadhan hanya akan bisa kita raih jika pemahaman tentang Sekularisme itu kita tanggalkan dan kita tinggalkan, kemudian kita mengambil Islam secara utuh sebagai sebuah sistem kehidupan.

Taqarrub kepada Allah sebagai inti dari amalan Ramadhan banyak bentuknya. Amalan pokoknya selama Ramadhan tentu saja adalah puasa itu sendiri. Namun, di luar itu banyak kegiatan taqarrub lainnya yang mesti dilakukan selama Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:

Tiadalah seorang hamba bertaqarrub kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang aku fardhukan atasnya. Tiadalah hamba-Ku terus-menerus bertaqarrub kepada-Ku dengan amal-amal sunnah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar; menjadi penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat; menjadi tangannya yang dia gunakan untuk memegang dengan kuat; dan menjadi kakinya yang dia gunakan untuk melangkah. Jika ia meminta kepada-Ku, niscaya dia Aku beri; jika ia meminta perlindungan-Ku, niscaya dia Aku lindungi… (HR al-Bukhari).

Jadi, ber-taqarrub kepada Allah sebagaimana dijelaskan dalam hadis di atas adalah dengan melaksanakan semua yang difardhukan oleh Allah dan menambahnya dengan senantiasa berupaya melaksanakan amal-amal sunnah. Tentu kita tidak boleh keliru dengan lebih mengedepankan amal-amal sunnah dan menilainya sebagai taqarrub yang mesti diutamakan seraya mengabaikan amal-amal yang wajib.

Semua yang difardhukan itu meliputi seluruh kewajiban yang telah ditetapkan dalam Islam. Agar semua itu bisa terlaksana dengan sempurna, kuncinya adalah dengan menerapkan syariah Islam secara menyeluruh dalam aktifitas kehidupan. Dengan kata lain, wajib bagi seorang muslim menjadikan islam sebagai poros kehidupan dan menerapkan islam yang mencakup seluruh aspek kehidupan tanpa terkecuali. Begitulah islam merupakan agama yang sangat indah dalam mengatur kehidupan umatnya, begitupun dengan umat islam saat ini  tidak ada kata tapi dalam menerapkan islam secara totalitas dalam kehidupan,karenanya, ini merupakan konsekuensi keimanan kita kepada Allah SWT.

Karenanya Amal-amal Ramadhan, khususnya puasa, sejatinya membangkitkan dan menumbuhkan kesadaran untuk menghambakan diri hanya kepada Allah SWT. Kesadaran ini begitu kuat dibangun selama Ramadhan dan harus terus dihidupkan usai Ramadhan sebagai bukti keberhasilan proses selama Ramadhan itu.

Orang yang berpuasa dan tetap berupaya menjaga puasanya semata-mata karena mengharap keridhaan Allah, biasanya tidak bergantung pada kehadiran siapapun kecuali kesadaran selalu diawasi oleh Allah SWT. Spirit yang dibentuk oleh puasa ini tentu akan menjadi modal sangat berharga untuk mewujudkan penghambaan diri hanya kepada Allah di luar aktivitas puasa, yaitu dalam bentuk amal keseharian di tengah-tengah masyarakat. Dalam hal ini penerapan syariah untuk mengatur segala aspek kehidupan di masyarakat sejatinya merupakan wujud penghambaan kepada Allah secara nyata dan kolektif.

Karena itu, perjuangan mewujudkan penerapan islam secara totalitas merupakan perhargaan terhadap proses dan capaian pada bulan Ramadhan sekaligus upaya untuk menjadikannya tetap hidup pasca Ramadhan. Selain itu dakwah dan upaya mewujudkan penerapan syariah secara kaffah bagian dari aktivitas taqarrub yang paling utama dan agung.

Sahabat al-mustanir yang Allah cintai:

Sudah saatnya kita mempersiapkan dan mejalani Ramadhan dan puasa di dalamnya tidak seperti biasanya yang sudah lalu, yaitu dengan menjalankan berbagai aktivitas taqarrub yang utama dan agung. Selain itu mari kita jadikan islam sebagai poros dalam menjalani kehidupan  sebagai seorang muslim serta bukti ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dan tidak menjadikan sekulerisme sebagai aktivitas hidup yang jelas bukan dari Allah .Aktivitas  kembali kepada Islam secaratotalitas-lah yang bisa menjadikan Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya; mengokohkan posisi kita mulia di hadapan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang Mukmin; sekaligus akan dicatat dengan tinta emas dalam lembaran sejarah. []


  • -
IMG-20160517-WA0010-300x222

Amazing Isra’ Mi’raj 1437 H bersama MT-Funa

Category : Agenda , PSDM

IMG-20160517-WA0010-300x222

Umat Islam mengenal Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan semalam Nabi Muhammad SAW mendapat perintah dari Allah SWT untuk menjalankan shalat lima waktu dalam sehari semalam. Isra’ merupakan kisah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem. Sedangkan Mi’raj, kisah perjalanan Nabi dari bumi naik ke langit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah Allah SWT menjalankan salat lima waktu dalam sehari semalam.

Sebagai Lembaga Otonom Fakultas (LOF) berbasis kerohanian Islam,  MT-Funa Fakultas Peternakan menggelar acara bertajuk Amazing Isra’ Mi’raj pada Minggu (15/5). Acara tersebut dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj  1437 H yang jatuh pada tanggal 6 Mei 2016 lalu. Kegiatan yang berlangsung di lobby gedung II Fapet ini mengundang Dr. Ir. Moch. Nasich, MS (dosen Fapet UB sekaligus ketua takmir Masjid Al – A’ Raf) dan ustad Arifin (trainer nasional) sebagai narasumber, serta dihadiri Dr.Ir.Osfar Sjofjan, M.Sc selaku Wakil Dekan III Fapet dan 60 peserta yang berasal dari mahasiswa se-Universitas Brawijaya.

Pada kesempatan tersebut M. Nasich memberikan gambaran tentang makna Isra’ Mi’raj menuju ketaqwaan kepada Allah. Beliau berpesan agar umat muslim khususnya mahasiswa UB, mencontoh seluruh aktivitas kehidupan sehari-hari Rasulullah SAW. Aktif dalam kegiatan sosial namun tetap diimbangi dengan kegiatan kerohanian dan tidak meninggalkan kewajiban sebagai seorang muslim. Sementara itu Ustad Arifin membahas tentang makna Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Islam adalah agama Rahmatan Lil ‘Alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, tidak hanya manusia saja termasuk hewan, tumbuhan, dan jin. Arifin memaparkan bahwa agama Islam merupakan agama yang sempurna dan islam Rahmatan Lil Alamin akan didapatkan ketika ajaran-ajaran Islam diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh.

“Kegiatan seperti ini perlu dikembangkan karena banyak sekali mahasiswa Fapet yang muslim.  Selain itu kegiatan-kegiatan berbasis religi seperti ini banyak manfaatnya untuk perbaikan karakter yang amanah, mencakup pola pikir dan sikap yang Islami.” ungkap Ridwan selaku ketua umum MT-Funa (dta)


  • -
13246409_515665481971319_3874395088722914386_o

FESMAPET 1437 H

Category : Agenda , PSDM

FESMAPET 1437 H

Kerana Gelap malamMU ku terjaga, KeranaMU ku bergerak melangkah menuju mentariMU, Kusambut pemberianMU , dengan harapan kudapat kerinduanMu

Alhamdulillah Tak Terasa Kerinduan ini akan segera terwujud setahun sudah penantian merasuk dalam Qalbu.
Marhaban Ya Ramadhan… marahaban syahru syiam..

Tak Terasa ya Sebentar Lagi Ramadhan..pastinya Penasaran program apa saja yang diselenggarakan Oleh LDK MT-FUNA tahun ini…yuk kunjungi terus akun Resmi Kami..dan Diramaikan ya….

Ya Allah, muliakan dan sayangilah Kami, bahagiakan keluargan kami limpahkan rezeki kami, kuatkan iman kami. Berikanlah kenikmatan ibadah kami, jauhkan dari segala fitnah. Amin. “AHLAN WASAHLAN YA RAMADHAN”13246409_515665481971319_3874395088722914386_o


  • -
iss

Undangan Terbuka Amazing isra Mi’raj 1435 H

Category : PSDM

iss

BKLDK Malang Raya Present

Amazng Isra Mi’raj 1437 H

Assalamualaykum Wr.wb
Mengundang seluruh mahasiswa Muslim Civitas akademika fapet ub dan mahasiswa muslim Brawaya dalam acara Amazing isra mi’raj 1437 H Ahad pukul 15.00 Pemateri Dr.Ir. Moch Nasich,Ms dan Ustadz Arifin Lokasi Lobi gd 2 Fapet UB

“Sebuah Perjalanan Agung insan terbaik dalam sunynya malam memperjuangkan sholat dengan sedikit waktu, cinta kepada umatnya yang senantiasa adziman meski umatnya senatiasa lalai.

yuk ajak saudara-saudarayang lain dan ramaiakan serta dapatkan keutamaan dan kemuliaan dalam mencintai Allah dan Rasulnya.

#MT-Funa Fapet UB
#BKLDK Malang Raya
#IslamRahmatanlilalamin
#YukNgaji


  • -
isra-miraj-canada

BULETIN AL-MUSTANIR_ISRA MI’RAJ MOMENTUM MENUJU ISLAMRAHMATAN LIL ’ALAMIN

Category : OPINI

isra-miraj-canada

ISRA MI’RAJ MOMENTUM MENUJU ISLAMRAHMATAN LI’ALAMIN

Salah satu momen penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah saw. yaitu peristiwa Isra’ Mi’raj. Menurut riwayat Ibnu Sa’d dalam Thabaqat-nya (juz 1, hal. 213), peristiwa Isra’ Mi’raj berlangsung delapan belas bulan sebelum Rasulullah saw. dan kaum muslimin hijrah ke Madinah.

Allah SWT menggambarkan peristiwa ini dengan firman-Nya:

] سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلاً مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ[

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari al-Masjid al-Haram ke al-Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (TQS. al-Isra’ [17]: 1).

“Read More”

  • -

INSPIRING TRAINING My Movement “This Is My Movement, Cerita Perubahan Temukan Makna Kehidupan”

Category : KEMUSLIMAHAN

13177993_1736209623291750_548730158202164038_n

Ketika hidup terlalu singkat untuk menunggu…
Maka berhentilah untuk berkeluh kesah dan mencaci adanya kegelapan | Keluhan tak kan menolong jiwa yang resah | Keluhan tak menjadi awal untuk berubah.
Muslimah…
Selalu ada titik terang dalam rangkaian cerita gelapnya kehidupan.
Selama masih terdapat tekad, maka tiada kata terlambat untuk memulai langkah perubahan.

ada yang baru nih di bulan Mei
Datanglah dalam INSPIRING TRAINING
My Movement “This Is My Movement, Cerita Perubahan Temukan Makna Kehidupan”

JUM’AT, 13 MEI 2016
10.30-12.45 WIB
ruang 22 Gedung 4 Fapet UB
HTM: only 5K ^^

Grab this items:
-snack
-doorprize
-ilmu yang bermanfaat
-teman baru

Pastikan kehadiranmu ya sahabat muslimah, jangan lewatkan kesempatan luar biasa untuk bergabung dengan sahabat muslimah lain. yuk, berlomba menjadi yang terbaik di hadapan Allah smile emotikon
‪#‎MuslimahYukNgaji‬
‪#‎KemuslimahanMtFunaUB‬https://www.facebook.com/akhwat.mtfuna?pnref=story


  • -
mic

PROPOSAL DELEGASI TERBARU PENGUMUMAN FINALIS MIC 2016 (Muslim Intellectual Competition) 2016

Category : Agenda

Assalmualaykum Wr.Wb.

SELAMAT kepada 10 TIM Terbaik Yang lolos MenjadI Finalis dalam Acara Grand Final MIC Di Universitas Brawijaya

10 Finalis Terbaik didownload DISINI

Proposal Delegasi Terbaru Lomba download disini DISINI

 

mic


  • -
13177993_1736209623291750_548730158202164038_n

MY MOVEMENT

Category : KEMUSLIMAHAN

Ketika hidup terlalu singkat untuk menunggu…

Maka berhentilah untuk berkeluh kesah dan mencaci adanya kegelapan | Keluhan tak kan menolong jiwa yang resah | Keluhan tak menjadi awal untuk berubah.

Muslimah…
Selalu ada titik terang dalam rangkaian cerita gelapnya kehidupan.

Selama masih terdapat tekad, maka tiada kata terlambat untuk memulai langkah perubahan.

ada yang baru nih di bulan Mei like emotikon

Datanglah dalam INSPIRING TRAINING
My Movement “This Is My Movement, Cerita Perubahan Temukan Makna Kehidupan”

JUM’AT, 13 MEI 2016
10.30-12.45 WIB
ruang 22 Gedung 4 Fapet UB
HTM: only 5K ^^

Grab this items:
-snack
-doorprize
-ilmu yang bermanfaat
-teman baru

Pastikan kehadiranmu ya sahabat muslimah, jangan lewatkan kesempatan luar biasa untuk bergabung dengan sahabat muslimah lain. yuk, berlomba menjadi yang terbaik di hadapan Allah smile emotikon

‪#‎MuslimahYukNgaji‬


  • -
12046755_833484446750976_5399950001716820946_n

TALKSHOW REMAJA MUSLIM

Category : OPINI

Alhamdulillah…
Agenda Talkshow Remaja Muslim bersama Teuku Wisnu, Ust Luky Rouf, BNN dan Polres Malang telah terselenggara dengan lancar.
Jazakallah atas partisipasi semua pihak, semoga acara ini menginspirasi kita untuk terus mengkaji Islam dan berhijrah kepada kebaikan.
Sampai jumpa di Event berikutnya smile emotikon

#yukNgaji #Yukberhijrah #Talkshowremajamuslim
#GenerasiCerdas


  • -
12973613_918357731596980_7882558160248757542_o

KAJIAN ISLAM TEMATIK

Category : Kajian Tematik Islam , PSDM

Assalamualaikum.. hadir kembali KAJIAN ISLAM TEMATIK (KIT) LDK MT-FUNA setiap Hari Senin Pukul 16.00 di Mushola Al-A’raaf Fapet UB. yuk ajak saudara dan teman2 insha Allah Bermanfaat.

“Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu Niscaya Allah Memudahkannya ke jalan Menuju surga” (H.R Turmudzi)
#LDK MT-MT-Funa Universitas Brawijaya
#YukNgaji
#BKLDK Malang Raya


[soundcloud url="https://api.soundcloud.com/tracks/134527412" params="auto_play=true&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false&visual=true" width="100%" height="300" iframe="true" /]